081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Pesantren Ramadan Rohis Indonesia 2026 Resmi Dibuka di MAJT, Diikuti 7.000 Pelajar dan Rohis se-Indonesia

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas)– Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pengurus Pusat Masjid Agung Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadan Rohis Indonesia yang berlangsung pada 4–7 Maret 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka di Ruang Utama Shalat Masjid Agung Jawa Tengah pada Kamis (5/3/2026).

Acara pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI), perwakilan Baznas Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, serta para pengurus Rohani Islam (Rohis) dari berbagai daerah di Indonesia. Turut hadir pula Presiden Rohis Indonesia beserta jajaran pengurus Rohis se-Indonesia.

Ketua Umum AGPAII sekaligus pengurus PP MAJT, Ahmad Izzudin, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadan Rohis Indonesia tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya di Masjid Agung Jawa Tengah. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pelajar untuk memperkuat nilai keislaman sekaligus membangun jejaring Rohis secara nasional.

Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI, M.H. Munir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, antara lain Kementerian Agama, MAJT, BWI, Baznas Provinsi Jawa Tengah, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Universitas Dian Nuswantoro, TVKU, serta dukungan dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Kolaborasi tersebut juga menghadirkan program ekoteologi yang bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar.

Pesantren Ramadan Rohis Indonesia tahun ini diikuti sekitar 7.000 siswa-siswi dari tingkat SD hingga SMA se-Kota Semarang, serta para pengurus Rohis dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, terdapat 31 orang pengurus Rohis Indonesia yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan telah diawali dengan Takhtimul Qur’an dan akan dilanjutkan dengan peluncuran program Wakaf Rohis Indonesia. Dalam rangka mendukung gerakan ekoteologi, panitia juga akan melakukan penanaman 70 pohon klengkeng yang nantinya ditanam di sekolah masing-masing peserta.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof. Phil. Kamaruddin Amin menyampaikan harapannya agar para pelajar Pendidikan Agama Islam dapat meneladani semangat pendidikan karakter yang diterapkan di Jepang.

Menurutnya, di Jepang para siswa mendapatkan pendidikan moral yang kuat. Hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar di Indonesia dengan tetap memperkuat pendidikan agama Islam yang dimiliki.

“Di Jepang, anak-anak diajarkan mencintai diri sendiri, mulai dari menjaga kesehatan, meningkatkan literasi hingga pendidikan. Karena itu karakter masyarakat Jepang sangat kuat,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para pelajar agar terus meningkatkan nilai diri melalui prestasi dan pengembangan kemampuan.

“Pelajar PAI harus melakukan segala sesuatu untuk menambah value. Tambahkan nilai, prestasi, dan kemampuan. Jika itu dilakukan, maka kalian tidak akan mengalami kesulitan di masa depan,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print