Kebijakan Ramah Lansia di Tahun 2023 Membuat Jemaah Haji Merasa Aman dan Nyaman

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Sragen – Tahun 2023 adalah tahun penuh tantangan dalam penyelenggaraan haji. Setelah adanya pembatasan keberangkatan calon jamaah haji yang maksimal berumur 65 tahun pada tahun 2022, maka pada tahun 2023 ini calon jamaah yang berusia di atas 65 tahun diberangkatkan.

Hal tersebut disampaikan Kasubdit Bimbingan Jamaah Haji Dirjen PHU Kemenag RI, H. Kholilurrohman saat memberikan materi bimbingan manasik haji Kabupaten Sragen tahun 1444 H/2023 M tentang Kebijakan Kementerian Agama dalam Ibadah Haji yang diadakan di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Kabupaten Sragen, Selasa, (09/05).

“Saat pandemi kemarin, pemerintah membuat kebijakan calon jamaah haji yang bisa berangkat berusia maksimal 65 tahun, Kebijakan tersebut berdampak pada kondisi yang relatif normal saat ini, Calon jamaah haji yang berusia di atas 65 tahun, akhirnya berangkat pada tahun 2023 ini,” kata Kholil.

“Sehingga berdasar data yang kami miliki, 67.000 calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini berusia lanjut. Ini tentu membutuhkan perhatian semua pihak. Walaupun belum tentu yang berusia lanjut itu merepotkan, karena sering kejadian yang lebih muda justru lebih merepotkan dan kurang sehat,” tambahnya yang pernah menjadi auditor di Inspektorat Jenderal Kemenag RI.

Kholilurrohman juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memberi perhatian khusus dengan pembuatan struktur layanan jamaah haji lansia. Maka kebijakan Kementerian Agama di bidang haji tahun 2023 ini adalah kebijakan haji ramah lansia.

Saat menanyakan usia calon jamaah haji Sragen yang berangkat tahun 2023 ini, didapatkan informasi bahwa usia termuda 20 tahun dan yang tertua 90 tahun.

Kholil mengatakan, “Bapak Ibu kalau di sini ada calon jemaah haji yang sepuh berusia 90 tahun, di Pamekasan Madura itu ada yang berusia 119 tahunan, dan secara nasional yang berusia di atas 100 tahun ada 30 orang, jadi di atas langit masih ada langit,” ujarnya.

Selanjutnya Kholilurrohman menerangkan secara teknis urutan pelaksanaan ibadah haji beserta layanan yang akan diterima masing-masing calon jamaah haji, serta meyakinkan agar merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah haji serta mendoakan agar semua jemaah haji sehat serta memperoleh pahala haji yang mabrur.(ira/Sua)