Keteladanan Guru TPQ Tak Bisa Terganti dengan Teknologi

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Rembang – Kecanggihan teknologi tidak bisa menggantikan hal yang sangat penting dalam pembelajaran Alquran oleh guru TPQ kepada santrinya. Yaitu, keteladanan guru TPQ.

Hal itu ditandaskan oleh Sekretaris Umum Badan koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran (Badko LPQ) Provinsi Jawa Tengah, H. M. Nur Fauzan Ahmad dalam pengukuhan Badko LPQ Kabupaten Rembang, Rabu (8/6/2022) di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang.

Fauzan mengatakan, teknologi sekarang ini sudah merambah di jiwa anak-anak dan sulit sekali dihindari. Namun hal ini belum bisa menggantikan posisi guru TPQ. “Anak-anak sekarang bisa belajar Alquran dari internet. Namun ada satu hal yang tidak bisa didapatkan di Youtube, yaitu sentuhan rohani dan keteladanan  guru TPQ,” ungkap Fauzan.

Karena itu, guru TPQ dituntut lebih kreatif dalam memberikan pengajaran Alquran kepada para santri.

Pengurus Badko LPQ Kab. Rembang yang dikukuhkan, Rabu (8/6/2022) di Pendopo Rumdin Wabup Rembang.

Fauzan meminta Badko LPQ untuk Kembali menggairahkan semangat generasi Alquran di Rembang agar bisa berprestasi Kembali. Baik di tingkat Jawa Tengah hingga nasional. “Seperti dulu ada Mbak Durrotul Muqofa yang telah menjuarai MTQ hingga tingkat nasional. Kita perlu adakan regenerasi, terutama untuk Rembang,” tandas Fauzan.

Fauzan mewakili Badko LPQ Jawa Tengah didapuk untuk mengukuhkan pengurus Badko LPQ Kabupaten Rembang masa khidmat 2021-2026. Terpilih sebagai Ketua Umum yaitu H. Hafidlin, dan Sekretaris Umum yaitu Sujadi. (iq/rf)