Sepulang Tanah Air, Jemaah Haji akan Dipantau Selama 21 Hari

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Rembang – Pemulangan jemaah haji asal Rembang akan berlangsung pada Kamis-Jumat (21-22 Juli 2022). Setiba di tanah air, 322 jemaah haji asal Rembang akan dipantau kesehatannya selama 21 hari.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Kloter SOC 09, Ahmad Fahimi ketika diwawancara Rabu (20/7/2022). Fahimi mengatakan hal itu berdasarkan Surat Edaran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang.

Pemantauan selama 21 hari ini terkait kewaspadaan penyakit pascahaji, antara lain Covid-19, Mers-Cov, dan penyakit menular lainnya.

“Sebagai antisipasi, pihak Dinkes mengimbau jemaah haji memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan  apabila  menemui tamu agar tidak menularkan virus karena dikhawatirkan pembawa (carrier) virus,” kata Fahimi.

Setiba di rumah, dalam waktu 2 x 24 jam, jemaah haji diminta untuk melakukan swab antigen. Bila ditemukan hasil antigen reaktif, maka dilakukan isolasi mandiri sesuai dengan ketentuan Covid-19.

Sebagaimana diberitakan, sebanyak 274 jemaah haji asal Rembang dijadwalkan pulang pada Kamis, 21 Juli 2022 untuk kloter SOC 09. Jemaah ini akan sampai di Rembang sekitar pukul 24.35 WIB. Sementara sebanyak 48 jemaah haji yang tergabung dalam kloter SOC 10 akan tiba di Rembang pada Jumat (22/7/2022) pukul 14.15 WIB.

Penyambutan jemaah haji akan dikonsetrasikan di Pendopo Museum Kartini Rembang. Mereka akan dijemput oleh satu anggota keluarga yang telah membawa surat tugas dari Kemenag Rembang. — iq/rf