Temui Ketua Kloter 09 dan Mbah Loso, Team MDC Daker Madinah Klarifikasi Berita Hoaks

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Madinah — Tim Media center daerah kerja Madinah PPIH Arab Saudi mendatangi Loso Muksan Kaduweriyo.

Ketua Kloter 0 SOC , Ahmad Fahimi mengatakan, Loso adalah jemaah haji asal embarkasi SOC kloter 2 yang dititipkan di kloter 9. Sebelumnya jemaah haji asal Pati tersebut mengalami sedikit kendala kekeliruan Visa.

“Berita-berita yang beredar sebelumnya mengatakan bahwa karena kesalahan panitia maka Loso gagal berangkat haji. Sebenarnya yang terjadi bukan gagal berangkat tetapi keberangkatannya tertunda untuk menyelesaikan masalah Visa,” jelas Fahimi Rabu (15/6).

Untuk itu tim Media center Daker Madinah mendatangi Loso yang saat ini sudah bergabung dengan kloter 9.

Furqon Kusuma dari Media Center menghubungi ketua kloter 09 untuk difasilitasi mewawancarai Loso. Hal ini dilakukan untuk meminta klarifikasi berita hoax serta membuktikan saat ini Loso sudah benar-benar bisa berangkat haji.

“Bahkan Bapak loso telah melaksanakan kegiatan arbain selama 5 hari dan Insya Allah hari Sabtu akan bersama-sama kloter 09 berangkat menuju Mekkah,” tambah Fahimi.

Setelah di Mekah maka Loso akan dipindahkloterkan ke kloter 2 agar bisa berkumpul dengan istrinya. Fahimi menjelaskan, pemindahan jemaah ke kloter aslinya tidak bisa dilakukan di Madinah mengingat di Madinah jamaah harus melaksanakan arbain.

“Selain itu proses pengambilan paspor di muassasah untuk dipindahkan ke kloter lainnya sangat sulit. Sehingga agar hitungan arbain jemaah genap 40 kali proses pemindahan atau tanazul jemaah ke kloter awal atau aslinya dilaksanakan setelah jemaah sampai di kota Mekah,” terang Fahimi.

Di sisi lain Loso mengaku ikhlas dan tetap bersyukur bisa berangkat haji walaupun tertunda. Loso mengaku maklum karena persiapan pemberangkatan jemaah haji tahun ini sangat cepat. “Yang penting bagi beliau adalah bisa datang atau berangkat ke tanah suci mengingat banyak para jamaah calon haji yang sudah lama mendaftar mereka tidak bisa berangkat hanya karena usia atau mungkin penyakit,” pungkas Fahimi. – fahimi/iq/rf

Madinah, 15/06/2022