Ketua DWP Kankemenag Sragen Harapkan Siswa RAIKA Perwanida Melanjutkan di Madrasah Ibtidaiyah

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print

Sragen – Istiqomah Belajar Menjadi Generasi yang Mandiri, Cerdas dan Berakhlakul Karimah adalah tema yang diusung RAIKA Perwanida Sragen dalam pelepasan kelulusan siswa kelas B. 40 Siswa telah mengikuti pembelajaran selama 2-3 tahun dan tiba waktunya untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Acara pelepasan berlangsung di Aula 2 Kankemenag Sragen, Kamis (16/06).

Kepala RAIKA Perwanida, Nihayatul Husna dalam sambutannya mengutarakan bahwa tema tersebut tepat untuk peserta didik di jenjang awal seperti RA. Nihayatul Husna mengatakan, “Faktor penting dalam tumbuh kembang anak salah satunya adalah kemandirian. Anak yang memiliki kemandirian dalam kegiatan belajar terlihat aktif, memiliki ketekunan dan inisiatif dalam mengerjakan tugas-tugas, menguasai strategi-strategi dalam belajar, memiliki tanggung jawab, mampu mengatur perilaku dan kognisinya serta memiliki kayakinan diri,” ujarnya.

Bunda Niha, demikian panggilan untuk Nihayatul Husna selanjutnya menegaskan betapa pentingnya Pendidikan di Raudhatul Athfal, sehingga para guru di RA tidak perlu berkecil hati.

Acara pelepasan siswa diawali dengan prosesi kirab, wisuda dan penampilan gerak dan lagu dari siswa kelas A maupun Playgroup. Penampilan tersebut cukup menghibur dan mengundak decak kagum tamu yang hadir yakni para orangtua, pengurus Perwanida dan pejabat Kankemenag Sragen.

Sementara itu Ketua DWP Kankemenag Sragen Yussi Ihsan Muhadi mengharapkan agar para orang tua bisa meneruskan pendidikan yang telah dibiasakan di RAIKA Perwanida.

“Kami merasa bahagia dan bangga dengan anak-anak RAIKA ya ng telah menyelesaikan pendidikannya, kami berharap agar pembiasaan kebaikan yang telah ada di RA terus dilanjutkan, untuk itu usai lulus dari RA mohon bisa melanjutkan ke lembaga yang juga menekankan pendidikan akhlak, pendidikan agama. Itu bisa didapatkan di Madrasah Ibtidaiyah,” pesan Yussi.(ren/Sua)